Minggu, 23 Oktober 2011

Eurasian Tree Sparrow (Passer montanus)

Nama Lokal : Pipit Gereja
Nama Indonesia: Burung-gereja Erasia 


Burung Gereja Eurasia, Passer montanus, merupakan burung passerine dalam keluarga Passeridae. Mulai terlihat di Pematang Gadung pada tahun 1986 dengan jumlah 6 ekor. Diduga kuat, datang dengan ikut kapal-kapal besar pengangkut kayu yang secara periodik merapat di Pematang Gadung dari Pulau Jawa. Dan pada tahun1993 telah memenuhi areal persawahan menggeser populasi Bondol Kalimantan (Dusky Munia  Lonchura fuscans) dan Bondol Rawa (Black-headed Munia  Lonchura malacca), seperti sebelumnya populasi kedua spesies tersebut memenuhi area yang sama. Dan pada tahun 2000 sudah menyebar sampai ke Serengkah. Saat ini merupakan burung penetap yang umum.


Sarangnya rapi dibangun dalam rongga alami, seperti lubang di sebuah gedung atau bekas sarang dari burung lain. Biasanya memiliki lima atau enam telur yang menetas di bawah dua minggu. Burung pemakan biji-bijian ini juga mengkonsumsi invertebrata, terutama selama musim kawin. Seperti burung-burung kecil lainnya, ancamannya adalah infeksi oleh parasit dan penyakit, dan dari burung-burung pemangsa.


Burung Gereja Eurasia tersebar luas di kota-kota, terutama kota-kota di Asia Timur, tetapi di Eropa merupakan burung pedesaan berhutan dan daerah terbuka. Tersebar hampir di seluruh dunia mulai dari Eropa hingga Australia dengan populasi besar memastikan bahwa tidak terancam secara global, tetapi sudah ada penurunan besar dalam populasi terutama di Eropa barat, sebagian karena perubahan dalam praktek pertanian yang melibatkan peningkatan penggunaan herbisida dan hilangnya ladang jerami musim dingin. Di bagian timur Asia dan Australia Barat, spesies ini kadang-kadang dipandang sebagai hama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar