Selasa, 16 November 2010

Storm’s Stork (Ciconia stormi)

Nama Lokal : Burung Binti
Nama Indonesia : Bangau Storm

Lehernya putih dengan pola hitam pada sisinya; paruh merah sedikit menjungkit ke atas; lingkar mata kuning.
     Di Pematang Gadung, Burung ini masih sering ditemui di pinggir-pinggir sungai yang masih berhutan lebat. Terutama di musim Panas. Ditemukam berbiak, di Sungai Kepuluk tahun 2009, dan di tahun 2010  ditemukan dengan 2 anakan. Burung ini termasuk dalam kategori/status Terancam Punah (endangered). Jumlah tersisa di Pematang Gadung diperkirakan dibawah 20 individu.

      Spesies yang dikenal mendiami hutan yang tidak terganggu dan habitat air tawar ini, tersebar di Sumatera, Kepulauan Mentawai, Kalimantan dan Semenanjung Malaysia. Saat ini terbatas di tenggara Sumatera, dengan populasi yang tersisa, Kalimantan dan Brunei. Sementara di Semenanjung Malaysia hanya satu populasi yang sangat kecil. Populasi dunia dari Bangau Storm kurang dari 500 individu.

  

      Bangau Storm merupakan burung soliter. Makanannya terdiri dari ikan, vertebrata kecil, dan serangga. Burung betina biasanya meletakkan dua telur dalam sarang pada posisi yang tinggi di kanopi pohon.

     Karena hilangnya habitat yang sedang berlangsung, ukuran populasi yang sangat kecil, sebaran terbatas dan perburuan di beberapa daerah, membuat keberadaan burung ini semakin mendekati kepunahan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar